Guru adalah sosok yang berperan penting untuk mendidik anak-anak bangsa menjadi anak yang bermoral dan berpendidikan. Guru merupakan pekerjaan yang tiada tanda jasa. Atas dasar inilah Sartono menciptakan Lagu Hymne Guru pada tahun 1980-an, sebagai tanda untuk menghargai para guru karena dinilai sangat berjasa untuk Pendidikan di Indonesia. Lagu ini dapat dinyanyikan pada peringatan Hari Guru Nasional di setiap tanggal 25 November.
Makna Lagu
Lagu Hymne Guru menggambarkan pentingnya peran guru dalam mendidik dan mencerdaskan anak bangsa. Seorang gurulah yang mengarahkan, membimbing dan memberi pandangan tentang pengetahuan untuk masa depan kita. Guru juga sebagai pendidik bagi murid-muridnya supaya menjadi pribadi yang bermoral. Lagu ini juga untuk mengenang Guru yang telah berjasa bagi murid-muridnya.
Mengenal Sartono
Sartono lahir di Madiun, Jawa Timur pada tanggal 29 Mei 1936. Beliau adalah seorang Guru di sebuah sekolah swasta di Madiun. Sartono belajar musik otodidak. Ia adalah guru seni musik yang belajar sendiri dari berbagai pengetahuan dan Beliau satu-satunya guru seni musik yang bisa membaca not balok di wilayah Madiun. Beliau meninggal pada tanggal 1 November 2015 saat berusia 79 tahun.
Lirik Lagu Hymne Guru
Terpujilah
Wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup
Dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir
Di dalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Terpujilah wahai ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir didalam hatiku
Sebagai prasasti terima kasihku
Tuk pengabdianmu
Engkau bagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa